Manfaatkan Hal Ini Dalam Beladiri Praktis

13 Apr 2016

Fokus Mata (Pandangan)

Mata jangan hanya terfokus pada satu bagian dari tubuh lawan. Mata seharusnya dapat memandang seluruh anggota tubuh lawan dengan bahu yang dijadikan titik fokusnya (walaupun tetap tidak di fokuskan 100% pada bahu). Menjadikan bahu sebagai tumpuan fokus ada manfaatnya untuk dapat menerka serangan lawan kita, sebab sebelum menyerang umumnya bahu akan bergerak terlebih dahulu, kecuali kalau lawanmu merupakan ahli bela diri yang amat terlatih. Kalau pandangan kamu terfokus pada tangan, maka jelas kamu takkan mampu mengawasi pergerakan kakinya secara jeli, begitu juga sebaliknya. Seluruh gerakan lawan harus dapat kita pantau agar lebih waspada. Untuk bisa fasih memperhatikan seluruh gerakan lawan tentu dapat dilatih, bahkan kalau lawan yang dihadapi melebihi satu.

teknik beladiri praktis

Wajah Lawan

Ya, tidak hanya di tv, pereman yang dapat kita temui dikehidupan nyata rata-rata bewajah jelek. Tapi tak usah hiraukan, wajah yang seram itu bukan jadi ukuran, karena yang dapat melukai itu adalah tangan dan kakinya, bukan wajah sangarnya. Berhentilah menatap wajahnya dengan rasa takut. Kalau ia mencoba dekatkan wajahnya, justru ini kesempatan bagus bagimu untuk melukai matanya.

Pengendalian Emosi

Jangan terlalu terpengaruh dengan apa yang ada di kartun-kartun action seperti Dragon Ball misalnya. Jika manusia mengamuk kekuataanya tak akan bertambah. Serangan yang kita beri juga terlihat ngaco. Jika kita berhadapan dengan situasi satu lawan satu, ada baiknya mencoba memancing amarah lawan, misalnya dengan meludahi wajahnya atau membalas makiannya lebih keras. Tidak ada salahnya, ini hanya jebakan. Setelah mulai terpancing emosinya, akan memengaruhi serangannya menjadi serampangan dan sulit terkendali.

Anting dan telinga adalah celah yang asik untuk melumpuhkan lawan

Jika yang kita hadapi terdapat anting pada daun telinganya, apalagi yang berukuran besar, maka kesempatan bagus. Lawan seperti ini gampang dihadapi kalau kita paham caranya. Cukup dengan menarik anting-anting itu hingga terputus, maka dijamin ia kesakitan dan berdarah pada area telinga. Tenang saja karena akibatnya juga tidak akan parah, tapi kemungkinan besar ia akan urung untuk melanjutkan pertandingan karena luka yang dimiliki terlalu sakit. Tapi jika tidak ada anting, langsung menarik daun telinganya juga pilihan bagus karena juga mudah disobek juga kita tarik dengan keras.

Memanfaatkan dinding dan selokan

Jika di belakang kamu terdapat dinding atau selokan, cobalah untuk memanfaatkannya dengan membenturkan kepala lawan atau mendorongnya agar jatuh. Saat dia menyerang dengan kecepatan badan, manfaatkan kesempatan itu.

Titik vital lutut dan kemaluan

Di dalam beladiri praktis seperti yang tertulis dalam situs gobagi, cobalah untuk menggunakan tenaga dan gerakan yang minim agar tidk membuang banyak waktu, Gunakan tendangan hanya untuk menyakiti dua titik ini saja. Kalau kamu menendang terlalu tinggi, lawanmu bakal dengan mudah menangkisnya. Begitu sebaliknya kalau kamu menendang ke bagian yang rendah, Umumnya preman itu jarang ada yang menguasai beladiri jadi tidak akan sempat mempertahankan diri. kalau lawan melakukan tendangan tinggi, tangkislah dengan tangan tapi kaki kita juga ikut menyerang dengan waktu yang sama, menyerang bagian kemaluan atau kakinya lainnya yang masih berpijak di atas tanah.

Tipuan atas-bawah

Mata di atas, lutut dan kemaluan terletak di bawah. Gunakan serangan tipuan secara berganti antara serangan atas dan bawah. Karna preman sebagian besar bukan ahli beladiri. kalau kamu berpura-pura akan menyerang ke bagian kepala, mungkin dia hanya menggunakan perlindungan Double Cover seperti petinju. Nah, itulah waktu yang pas untuk menendang lutut atau kemaluan. Begitu juga kalau kamu melakukan serangan tipuan ke arah lutut, dan lawan merespon dengan menangis menggunakan kedua tangannya yang diturunkan, kesempatan yang bagus bagimu untuk menyerang wajah atau matanya.

Serangan tulang kering

Jangan terlalu takut pada lawan yang menyerang menggunakan kaki. kalau ia melayangkan tendangan, dekati sedikit dan adu tulang keringnya dengan otot lengan atau anda sikut. Kemungkinan besar justru dialah yang akan kesakitan.

Manfaatkan Jarak

kalau jarak kamu dengan lawan cukup dekat, maka tidak bagus untuk tetap memaksa memukul dan menendang. Cobalah menyerang menggunakan siku dan lutut. Jika agak renggang dan jauh sedikit silahkan pakai pukulan, sedangkan jarak yang lebih jauh lagi yang tidak dijangkau dengan pukulan mau tidak mau kamu harus menggunakan tendangan.

Sesuaikan situasi

Jangan bermanja dengan mengharapkan akan mendapati situasi ideal. Justru kamulah yang seharusnya menyesuaikan diri dengan situasi, bukan situasi harus sesuai dengan diri kamu. Lakukan apapun yang membuat dirimu selamat. Ingat, melakukan apapun dapat dibenarkan dalam rangka menyelamatkan diri. Apa pun!


TAGS beladiri


-

Author

Follow Me